Apakah Guna Plasenta Bagi Bayi Dalam Kandungan Ibunya

Apakah Guna Plasenta Bagi Bayi Dalam Kandungan Ibunya

Ahlan wasahlan.. Selamat datang dan selamat berkunjung diwebsite ahlinya dalam mengatasi berbagai jenis masalah kesehatan, Setelah sebelumnya kami membahas tentang “Ternyata Aborsi Dapat Menyebabkan Polip Rahim” Nah dalam kesempatan kali ini admin akan membahas artikel tentang “Apakah Guna Plasenta Bagi Bayi Dalam Kandungan Ibunya” bagi anda para wanita yang belum mengetahui ini silahkan simak dibawah penjelasannya, Selamat membaca 🙂

Menurut Wikipedia Plasenta atau tembuni adalah organ dalam kandungan selama kehamilan. Pertumbuhan dan perkembangan plasenta penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Fungsi plasenta adalah pertukaran produk metabolik dan produk gas antara sirkulasi darah ibu dan janin, serta produksi hormon.

Plasenta adalah organ yang terbentuk dari jaringan pembuluh darah dan menghubungkan janin yang sedang berkembang dengan dinding rahim sehingga janin dapat menerima nutrisi, menukar gas melalui asupan darah ibu, pertahanan terhadap infeksi, dan menghasilkan hormon yang dapat mendukung kehamilan.

Kata plasenta diambil dari bahasa Latin yang berarti kue. Ini mengacu pada bentuk plasenta yang bulat dan rata. Ukuran plasenta rata-rata berdiameter 22 cm dan dengan ketebalan 2-2,5 cm. Bobot plasenta sekitar 500 gram. Plasenta berwarna biru tua. Plasenta dan janin dikaitkan dengan tali pusar yang memiliki panjang sekitar 55-60 cm. Tali pusar terdiri dari dua arteri umbilikalis dan satu umbilikalis.

Inilah Guna Plasenta Dalam Kandungan

  1. Plasenta Untuk Pernafasan

Oksigen yang dihirup oleh ibu akan diteruskan ke bayi melalui tali pusar dan kemudian melalui organ ini, yaitu dengan proses difusi dari darah ibu ke darah janin di plasenta. Oksigen ini sangat penting bagi janin, karena janin belum bisa menghirup dan mengeluarkan udara sendiri. Demikian pula, karbon dioksida yang dibawa melalui tali pusar akan menyebar dari darah janin ke darah ibu. Karena itu, bila ibu kekurangan oksigen, janin juga akan mengalami hal yang sama.

  1. Plasenta Memberikan Nutrisi

Plasenta mengubah glukosa menjadi glikogen di hati dan otot bayi, glikogen adalah bentuk karbohidrat yang dapat disimpan sebagai cadangan jantung glukosa untuk pertumbuhan dan pembangun jaringan pada janin bila diperlukan. Dan nutrisi janin juga bergantung sepenuhnya pada nutrisi ibu. Dimana bila nutrisi ibu kurang, nutrisi janin akan berkurang karena nutrisi yang datang ke janin juga sedikit.

Tali pusar terdiri dari dua arteri dan satu vena. Vena umbilikalis akan membawa darah dari ibu ke janin, sementara arteri umbilikalis membawa darah dari janin ke ibu.

Vena umbilicalis ini berfungsi untuk mengalirkan darah yang mengandung oksigen, serta nutrisi dalam bentuk sederhana, seperti:

  • Karbohidrat berupa glukosa
  • Protein dalam bentuk asam amino
  • Lemak dalam bentuk asam lemak
  • Vitamin
  • Mineral
  • air

Nutrisi, mengalir melalui tali pusar, yang sebelumnya diterima oleh plasenta melalui vena umbilicalis. Sehingga janin bisa asupannya cukup. Demikian pula, antibodi, dilewatkan melalui vena umbilicalis sebagai mekanisme pertahanan tubuh janin.

Limbah seperti urea dan gas karbon dioksida akan dilakukan melalui arteri umbilikalis.

  1. Plasenta Untuk Ekskresi (Pembuangan)

Plasenta mengekskresikan atau mengeluarkan setiap produk limbah seperti urea dan karbon dioksida.

  1. Plasenta Untuk Pertahanan

Fungsi pertahanan di plasenta dicapai dengan dua cara. Yaitu kimia dan fisik. Melalui fungsi enzim, plasenta menghilangkan beberapa aktivitas racun (toksin) yang melewati plasenta, yang penting bagi janin. Karena jantung janin belum bisa mengatasi unsur-unsur berbahaya yang berasal dari darah ibu ini, seperti virus, obat-obatan terlarang, dan antibodi.

  1. Plasenta Untuk Memproduksi Hormon

Plasenta menghasilkan hormon hCG (Human Chorionic Gonadotropin) yang berfungsi untuk meningkatkan produksi progesteron oleh ovarium sehingga menstruasi tidak terjadi dan menjaga kehamilan. HCG hormon ini terdeteksi dalam tes kehamilan melalui urine. Dan bila kadar hCG hormon ini meningkat dalam darah, maka mual muntah pada ibu hamil

Mungkin itulah artikel tentang “Apakah Guna Plasenta Bagi Bayi Dalam Kandungan Ibunya” yang bisa kami sampaikan dalam kesempatan kali ini, Semoga apa yang sudah kami sampaikan diatas bisa bermanfaat bagi anda dan bisa menambah ilmu pengetahuan anda tentang masalah kehamilan.

Terimakasih telah membaca artikel ini sampai selesai, Salam sehat dari kami TOKO ZAHRA HERBAL.

Baca Juga :

Obat Sinusitis

Obat Benjolan Di Mulut Rahim

Siklus Haid Wanita Setelah Melahirkan

Sering Keguguran!!! Waspada Adanya Polip Pada Rahim

 

Posted by : Abdul Syukur – Kesehatan, Rabu 13 September 2017 10:12:17

 

Page : Obat Miom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *