Waspada Obesitas Menyebabkan Terbentuknya Polip Rahim

Waspada Obesitas Menyebabkan Terbentuknya Polip Rahim

Selamat datang dan selamat berjumpa kembali dengan kami di situs kesehatan www.obatmiomampuh.xyz yang selalu siap membantu anda dalam menuntaskan masalah berbagai jenis kesehatan wanita termasuk polip rahim, Nah dalam kesempatan kali ini admin akan membahas artikel tentang “Waspada Obesitas Menyebabkan Terbentuknya Polip Rahim” nah untuk para wanita yang mengalami masalah obesitas waspada penyakit polip rahim.

Obesitas berarti memiliki terlalu banyak lemak tubuh. Berbeda dengan kelebihan berat badan, yang berarti menimbang terlalu banyak. Bobotnya mungkin berasal dari otot, tulang, lemak, dan / atau air tubuh. Kedua istilah tersebut berarti bahwa berat seseorang lebih besar dari yang dianggap sehat untuk ketinggiannya.

Obesitas terjadi seiring berjalannya waktu saat Anda makan lebih banyak kalori daripada yang Anda gunakan. Keseimbangan antara kalori-in dan kalori-out berbeda untuk setiap orang. Faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi berat badan Anda termasuk susunan genetik Anda, makan berlebih, makan makanan berlemak tinggi, dan tidak aktif secara fisik.

Menjadi gemuk meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, stroke, artritis, dan beberapa jenis kanker. Jika Anda mengalami obesitas, kehilangan bahkan 5 sampai 10 persen dari berat badan Anda dapat menunda atau mencegah beberapa penyakit ini. Misalnya, itu berarti kehilangan 10 sampai 20 pon jika beratnya 200 pound.

Risiko Secara Umum Jika Anda Menderita Obesitas

  1. Obesitas dan napas pendek

Hal yang biasanya dialami penderita obesitas adalah sulit bernapas, dan napasnya cenderung pendek. Ini dikarenakan adanya lemak yang menumpuk di daerah dada dan leher sehingga membuat orang tersebut mengalami kesulitan dalam mengambil ataupun mengeluarkan udara untuk bernapas.

  1. Obesitas dan masalah kulit

Obesitas memicu permasalahan pada kulit akibat beberapa faktor, salah satunya ialah perubahan hormon. Selain itu, timbunan lemak berlebih akan membuat kulit lebih melebar yang akhirnya menciptakan garis-garis halus. Di sisi lain, lipatan lemak membuat jamur dan bakteri tumbuh subur, dan ini bisa memicu infeksi.

  1. Obesitas dan nyeri lutut

Orang dengan obesitas sering mengalami nyeri pada persendian dan otot kaki. Nyeri lutut yang tak kunjung sembuh dalam jangka panjang dapat memperburuk postur tubuh. Semua ini karena faktor kelebihan berat badan yang bisa menambah beban atau tekanan pada lutut dan pergelangan kaki.

  1. Obesitas dan asam lambung naik

Asam lambung yang naik ke kerongkongan bisa dipicu akibat kelebihan berat badan. Apabila hal tersebut terjadi, umumnya si penderita akan merasakan sensasi terbakar, rasa sakit dan tekanan di sekitar dada dan leher. Penyebabnya karena lemak menekan daerah lambung yang pada akhirnya akan membuat asam lambung menjadi naik.

  1. Obesitas dan depresi

Obesitas juga bisa memicu depresi si penderita. Bahkan, walaupun tidak obesitas, orang yang sering berpikir jika dirinya gendut atau kelebihan berat badan juga cenderung lebih mudah stres. Hal ini karena perasaan rendah diri dan malu yang bercampur menjadi satu mendorong orang tersebut menjadi lebih mudah stres dan depresi.

  1. Obesitas dan mendengkur

Penderita obesitas akan meningkatkan risiko apnea tidur atau gangguan tidur yang identik dengan kondisi mendengkur. Hal ini dikarenakan jaringan lemak pada tubuh berkontribusi menyebabkan tidur mendengkur.

  1. Obesitas dan sakit punggung

Tidak sedikit dari penderita obesitas yang mengeluhkan sakit punggung. Lemak yang menumpuk akan menambah beban tulang belakang. Apabila berat badan tidak diturunkan, nyeri punggung berkelanjutan dapat meningkatkan risiko patah tulang dari dalam.

  1. Obesitas dan hipertensi

Salah satu risiko serius yang harus dihadapi penderita obesitas adalah meningkatnya tekanan darah. Banyak kasus dari penderita obesitas yang menderita tekanan darah tinggi atau hipertensi dan akhirnya memicu terjadinya penyakit jantung.

  1. Obesitas dan datang bulan tidak teratur

Datang bulan tidak teratur bisa diakibatkan karena faktor ketidakseimbangannya hormon. Sementara itu, ketidakseimbangan hormon umumnya dipicu oleh kondisi obesitas. Kelebihan lemak dapat mempengaruhi kinerja hormon yang membuatnya tidak berfungsi dengan normal.

  1. Obesitas dan varises

Varises terjadi saat vena melebar yang diakibatkan karena melemahnya dinding pembuluh darah. Gumpalan pembuluh darah berwarna ungu atau biru menjadi pertanda munculnya varises. Selain karena faktor riwayat keluarga, varises juga bisa diakibatkan karena kelebihan berat badan atau obesitas.

Hubungan Polip Rahim Dan Obesitas

Polip rahim adalah pertumbuhan jaringan tumor (polip) yang terjadi di endometrium, lapisan dalam rahim tempat melekatnya embrio pada kehamilan. Oleh karena itu disebut juga sebagai polip endometrium atau polip uterus.

Polip tidak hanya terjadi pada rahim, tetapi juga bisa terjadi pada organ tubuh lainnya, beberapa contohnya adalah polip hidung dan polip serviks. Bagaimana polip bisa tumbuh di rahim? Apa gejala yang ditimbulkannya? dan apakah itu berbahaya? temukan jawabannya dengan terus membaca artikel berikut.

Polip rahim terbentuk akibat pertumbuhan jaringan endometrium yang berlebihan. Polip bisa bulat atau oval, dan berbagai ukuran dari beberapa milimeter (ukuran biji wijen) sampai berukuran beberapa sentimeter (ukuran bola golf), atau lebih besar.

Polip rahim biasanya merupakan tumor jinak (bukan kanker), tetapi polip ini dapat menyebabkan masalah pada siklus menstruasi (haid) atau kesuburan (kemampuan untuk memiliki anak).

Penyebab Polip Rahim

Penyebab polip rahim belum diketahui secara pasti. Salah satu faktor yang diduga dapat memicu munculnya penyakit ini adalah perubahan kadar hormon estrogen setiap bulan.

Selain faktor yang diduga menjadi penyebabnya, terdapat beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko polip rahim pada seorang wanita. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Usia. Risiko penyakit polip rahim lebih tinggi terjadi pada wanita dalam masa pre-menopause atau sudah mengalami menopause, yaitu sekitar usia 40-50 tahun.
  • Obesitas.
  • Konsumsi obat kanker payudara, seperti tamoxifen.
  • Hipertensi.

Nah berikut adalah penyebab polip rahim dan masalah obesitas adalah salah satu penyebab timbulnya polip pada rahim anda, Untuk itu bagi anda yang mengalami obesitas silahkan turunkan berat pada anda secara alami dengan cara sehat yang banyak di jelaskan oleh para dokter.

Pengobatan Polip Rahim Yang Tepat Dan Aman Tanpa Operasi

Nah biasanya jika anda penderita penyakit polip rahim pergi kedokter atau ke rumah sakit, biasanya pasien penderita polip rahim disarankan untuk pengangkatan polip yang ada di rahim dengan cara operasi, Melakukan operasi adalah hal yang paling menakutkan selain itu harga yang dikeluarkan untuk biaya operasi cukup membutuhkan uang yang banyak, Nah disini kami sebagai ahli kesehatan menyarankan anda untuk melakukan pengobatan secara alami dan tradisional yang ada di indonesia, Nah salah satunya cara yang terbaik untuk mengobati polip rahim yaitu dengan mengkonsumsi obat herbal JELLY GAMAT GOLD G, obat herbal jelly gamat gold g ini terbuat dari bahan teripang emas yang sangat ampuh khasiatnya dalam menghilangkan polip dalam rahim.

Silahkan Klik>> Kandungan Jelly Gamat Gold G untuk Obat Polip Rahim

Mungkin itulah artikel tentang “Waspada Obesitas Menyebabkan Terbentuknya Polip Rahim” yang bisa kami sampaikan dalam kesempatan kali ini, Semoga apa yang sudah kami sampaikan diatas bisa membantu anda dalam menyembuhkan penyakit polip rahim, Terimakasih telah membaca artikel ini sampai selesai, Salam sehat dari kami TOKO ZAHRA HERBAL.

Baca Juga :

Percakapan Dokter Tentang Kram Perut Serta Keputihan

Masalah Gangguan Menstruasi Setelah Kuretase Karena Polip Rahim

Solusi Mengatasi Benjolan Di Mulut Rahim Pasca Melahirkan

Posted by : Abdul Syukur – Kesehatan, Rabu 04 September 2017 08:35:55

Page : Obat Miom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *