Penyebab Kelenjar Getah Bening Bengkak Setelah Operasi Kanker Vulva

Penyebab Kelenjar Getah Bening Bengkak Setelah Operasi Kanker Vulva

Selamat datang disitus kesehatan yang selalu memberikan informasi kesehatan tentang berbagai jenis masalah penyakit, Nah dalam kesempatan kali ini kami sebagai admin website akan membahas artikel tentang “Penyebab Kelenjar Getah Bening Bengkak Setelah Operasi Kanker Vulva” simak dibawah ini percakapan dokter dan pasien tentang masalah kanker vulva. selmat membaca 🙂

Penyebab Kelenjar Getah Bening Bengkak Setelah Operasi Kanker Vulva

Pasien : septilusi

Sore dok, saya pasien kanker vulva dan sudah melakukan operasi pengangkatan sel kankerserta kelenjar getah bening pada daerah pangkal paha. Saat ini daerah kelenjar getah bening tersebut bengkak hingga ke bagian punggung, padahal saya sudah melakukan terapi yang dianjurkan. Sebetulnya apa penyebab kebengkakan tersebut dok? dan apa mungkin saya bisa sembuh total?

Dokter : dr. Lili Dwiyani

Halo Ibu Septi, terimakasih atas pertanyaan yang Anda sampaikan.

Pertama-tama perlu dipahami bahwa dalam suatu terapi kanker / keganasan ada suatu konsep yang disebut sebagai metastasis / penyebaran kanker. Jadi jika sebelumnya tidak ada pembengkakan apda kelenjar tersebut dan sekarang ada maka Anda harus sesegera mungkin menemui dokter Anda untuk dilakukan evaluasi ulang. benjolan tersebut harus dievaluasi, karena mungki n dapat merupakan penyebaran / perluasan dari keganasan yang Anda alami. Jika memang demikian maka upaya-upaya staging harus dilakukan kembali untuk menilai ulang stadium kanker yang dialami, karena pada banyak kondisi, terapi kanker dan pemmilihan obat seperti kemoterapi dapat berbeda tergantung stadiumnya. Demikian pula adanya perluasan seperti ini menunjukkan prgresi dari kanker dann mungkin dapat menjadi suatu indikasi untuk mengganti terapi seperti kemoterapi dengan obat yang lain (lini ke 2).

Jika menanyakan penyebab pembengkakan kelenjar tersebut, jika ada riwayat kanker vulva, tetntunya kecurigaan awal adalah penyebaran dari kanker vulva tersebut, meski harus dilakukan pemeriksaan secara langsung karena bisa saja pembengkakan tersebut disebabkan karena hal lain seperti infeksi. Jika diperlukan dokter dapat melakukan tindakan biopsi untuk memastikan penyebab pembengkakan tersebut.

Untuk masalah bisa / tidaknya sembuh total, pada dasarnya dalam terapi suatu kanker, baik dengan operasi, kemoterapi atau radiasi atau kombinasi dari hal-hal diatas, parameter keberhasilan terapi bukanlah sembuh / tidaknya, karena pada dasarnya tidak ada modalitas yang dapat digunakan untuk memastikan seseorang benar-benar 100% terbebas dari kanker. Sehingga parameter terapi biasanya adalah survival rate, seperti 1 year / 3 year / 5 year survival rate.

Sebagai contoh, jika katakanlah suatu kanker X dilakukan terapi A maka 5 year survival nya 40%, lalu terapi B memberikan 5 year survival 60% maka dikatakan bahwa terapi B lebih superior dibandingkan A. Lalu katakan misalnya seseorang terkena kanker paru, lalu dengan kemoterapi dan radiasi ternyata kanker itu berespon maka jika kankernya pada evaluasi hilang dikatakan respon komplit, jika mengecil sebagian dikatakan respon parsial, jika menetap dikatakan stasioner, dan jika bertambah dikatakan progresif.

Mengapa jika tumor itu hilang hanya dikatakan respon lengkap dan bukan sembuh? karena sekali lagi, pada dasarnya kita tidak dapat mengetahui sampai 100% yakin bahwa tidak ada 1 sel kankerpun yang masih tersisa / tidak, sehingga tidak ada yang dapat menjamin kanker yang telah tampak hilang semuanya itu (misalnya dari CT scan) tidak kambuh kembali.

terapi yang dilakukan, tentunya apakah operasi / kemoterapi / radiasi / kombinasi, apapun itu secara umum dilakukan sesuai dengan jenis kanker dan stadiumnya. PAda berbagai penelitian tentu telah menunjukkan bahwa pemberian terapi tersebut berhasil meningkatkan angka survival pasien, tetapi tetapi saja tidak ada yang bisa menjamin tidak terjadi progresifitas penyakit meskipun terapi yang dilakukan telah standar. Pada kondisi yang Anda alami yang terbaik adalah :

temui dokter Anda untuk, perlu dilakukan evlauasi apakah pembengkakan kelenjar getah bening itu berhubungan dengan kanker atau tidak. Jika perlu biopsi perlu dilakukan

jika berhubungan / diduga berhubungan dengan kanker maka perlu dilakukan staging ulang untuk menentukan stadiumnya kembali

pemberian terapi kembali / perubahan terapi sesuai dfengan stadium yang baru

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Cara Alami Menyembuhkan Kanker Vulva Sampai Tuntas

Nah disini kami sebagai ahli kesehatan yang dapat mengatasi, mengobati dan menyembuhkan masalah kanker vulva sampai tuntas dan sembuh permanen tanpa kambuh lagi, yaitu dengan mengkonsumsi obat herbal ACE MAXS, Obat herbal ace maxs ini sudah terkenal paling ampuh, manjur, muajab dalam menghilangkan masalah kanker, termasuk kanker vulva, Untuk itu bagi anda para wanita yang sekarang menderita penyakit kanker vulva silahkan simak khasiat dan keampuah herbal ace maxs dalam mengobati kanker vulva sampai sembuh permanen, Klik Obat Kanker Vulva

Itulah mungkin itulah artikel tentang percakapan tentang “Penyebab Kelenjar Getah Bening Bengkak Setelah Operasi Kanker Vulva” yang bisa kami sampaikan dalam kesempatan kali ini, Semoga apa yang sudah kami sampaikan diatas bisa membantu anda dalam menyembukan masalah penyakit kanker vulva sampai sembuh permanen tanpa kambuh lagi, Terimakasih telah membaca artikel ini sampai selesai, Salam sehat dari kami TOKO ZAHRA HERBAL.

Baca Juga :

Normalkah Jika Darah Haid Menggumpal?

Cara Mengatasi Gatal Pada Kemaluan Akibat Keputihan

Obat Gatal Vagina

Posted by : Abdul Syukur – Kesehatan, 16 Juni 2017 13:24:56

 

Home : Obat Miom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *