Manfaat Bekam Untuk Miom

Manfaat Bekam Untuk Miom

Selamat datang disitus kesehatan, Yang selalu memberikan berbagai informasi kesehatan tentang masalah penyakit miom, Nah setelah sebelumnya kami menjelaskan artikel tentang Manfaat Buah Naga Untuk Miom, Nah untuk sekarang kita akan mebahas artikel tentang “Manfaat Bekam Untuk Miom” Bagi anda khusus para wanita yang sekarang mengalami masalah Penyakit Miom, Silahkan perhatikan artikel ini untuk mendapatkan solusi terbaik dalam mengobati penyakit miom.

Manfaat Bekam Untuk Miom

Bekam (Arab: الحجامة; al-hijamah) adalah metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah statis (kental) yang mengandung toksin dari dalam tubuh manusia. Berbekam dengan cara melakukan pemvakuman di kulit dan pengeluaran darah darinya. Pengertian ini mencakup dua mekanisme pokok dari bekam, yaitu proses pemvakuman kulit kemudian dilanjutkan dengan pengeluaran darah dari kulit yang telah divakum sebelumnya.

Sejarah Terapi Bukam

Bekam sudah dikenal sejak zaman dulu, yaitu kerajaan Sumeria, kemudian terus berkembang sampai Babilonia, Mesir kuno, Saba, dan Persia. Pada zaman Nabi Muhammad, dia menggunakan tanduk kerbau atau sapi, tulang unta, gading gajah.

Pada zaman China kuno mereka menyebut hijamah sebagai “perawatan tanduk” karena tanduk menggantikan kaca. Pada kurun abad ke-18 (abad ke-13 Hijriyah), orang-orang di Eropa menggunakan lintah sebagai alat untuk hijamah. Pada satu masa, 40 juta lintah diimpor ke negara Perancis untuk tujuan itu. Lintah-lintah itu dilaparkan tanpa diberi makan. Jadi bila ditempelkan pada tubuh manusia yang sakit, dia akan terus menghisap darah tadi dengan efektif. Setelah kenyang, lintah tersebut tidak berupaya lagi untuk bergerak, lantas jatuh dan mengakhiri penghisapannya.

Seorang herbalis Ge Hong (281-341 M) dalam bukunya A Handbook of Prescriptions for Emergencies menggunakan tanduk hewan untuk membekam/mengeluarkan bisul yang disebut tehnik “jiaofa”, sedangkan pada masa Dinasti Tang, bekam dipakai untuk mengobati TBC paru-paru. Pada kurun abad ke-18 (abad ke-13 Hijriyah), orang-orang di Eropa menggunakan lintah (al ‘alaq) sebagai alat untuk bekam dan dikenal dengan istilah leech therapy, praktik seperti ini masih dilakukan sampai dengan sekarang.

Kini pengobatan ini dimodifikasi dengan sempurna dan mudah pemakaiannya sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah dengan menggunakan suatu alat yang praktis dan efektif. Disebutkan oleh Curtis N, J (2005), dalam artikel Management of Urinary tract Infections: historical perspective and current strategies: Part 1-before antibiotics. Journal of Urology. 173 :21-26, January 2005. Bahwa catatan kedokteran tertua Ebers Papyrus yang ditulis sekitar tahun 1550 SM di Mesir kuno menyebutkan masalah bekam.

Hippocrates (460-377 SM), Celsus (53 SM-7 M), Aulus Cornelius Galen (200-300 M) mempopulerkan cara pembuangan secara langsung dari pembuluh darah untuk pengobatan di zamannya. Dalam melakukan tehnik pengobatan tersebut, jumlah darah yang keluar cukup banyak, sehingga tidak jarang pasien pingsan. Cara ini juga sering digunakan oleh orang Romawi, Yunani, Byzantium dan Itali oleh para rahib yang meyakini akan keberhasilan dan khasiatnya.

Manfaat Bukam Untuk Miom

Miom yang disebut juga fibroid disebabkan oleh gangguan hormon estrogen dan emosi yang tidak seimbang yang kemudian memicu terjadinya gangguan fungsi saraf. Gangguan fungsi saraf ini kemudian menyebabkan kesalahan bentuk otot di dalam rahim atau uterus. Lalu, benarkah penyakit miom bisa sembuh dengan cara dibekam?

Penderita penyakit miom bisa dibekam, letaknya dua jari di bawah pusat. Dengan melakukan bekam ini merupakan cara yang terbaik, cara yang terbaik ialah dengan cara disedot dulu gelasnya, baru kemudian di lancing atau ditusuk dengan jarum.

Fungsi bekam di sini selain untuk menstimulasikan saraf, bekam juga dapat membantu membersihkan darah statis yang berada di sekitar rahim, pembuluh darah bisa bersih dari faktor-faktor yang menyumbat, sehingga oksigen bisa lancar kembali menuju rahim. Miom berkaitan erat dengan hormon, dan hormon berputar menurut siklus bulan.

Maka, waktu yang terbaik untuk melakukan bekam ialah di pertengahan bulan antara hari ke 15-17. Karena, pada waktu itu, miom sedang berkembang mengikuti siklus bulan sehingga lebih mudah untuk dipecahkan. Dikarenakan bekam boleh dilakukan paling cepat 2 minggu sekali, idealnya 1 bulan sekali. Sebaiknya dibantu dengan herbal seperti obat herbal JELLY GAMAT GOLD G.

Di samping itu, perlu juga diperhatikan mengenai pola makan. Sebisa mungkin Anda harus menghindari makanan siap saji dan daging hewani, serta hindari makanan yang berlemak. Jika berat badan berlebih, sebisa mungkin Anda untuk diet menurunkan berat badan. Sangat dianjurkan untuk banyak makan sayur-sayuran hijau dan banyak minum air putih.

Titik-Titik Bekam

  • Titik Ummu Mughits

Titik ini berada di ubun-ubun kepala yang bermanfaat untuk mengatasi penyakit stroke, hipertensi, vertigo dan migran. Kepala kita biasanya terdapat rambut, sementara titik ini berada ditengah-tengahnya, karena itu untuk melakukan bekam pada titik ini biasanya kepala Anda akan di cukur.

  • Titik Qumah Duwah

Berada di belakang kepala bagian bawah, di sekitar tonjolan tulang belakang. Titik ini bermanfaat untuk sakit ringan dan berat seperti pandangan kabur, sakit kepala, vertigo, sakit bahu, dan tenggorokan.

  • Titik Al-Akhda’in

Beguna untuk mencegah sakit kepala, wajah, gigi, telinga, hidung, kerongkongan dan pnyakit-penyakit disekitar kepala terutama penyakit yang diakibatkan kelebihan darah atau rusaknya jaringan darah. Lokasi titik ini berada pada dua urat disamping kiri dan kanan leher, kadang-kadang posisi urat ini tersembunyi sehingga sulit ditemukan. Di titik ini merupakan pusat dari kegiatan dan perjalanan usus besar dan usus kecil.

  • Titik Al-Khaahil

Ujung atas tulang belakang adalah lokasi dari titik Al-Khaahil, tepatnya antara bahu sebelah kanan dan kiri. Jika Anda melakukan bekam pada titik ini maka dapat bermanfaat untuk masalah penyakit di sekitar kepala dan saraf.

  • Titik Al-Hammah

Titik ini berada paling atas dari kepala, pertemuan dari rambut bagian atas dengan rambut bagian belakang. Bekam pada titik ini berfungsi untuk permasalahan yang berhubungan dengan ingatan, stroke, gangguan penglihatan dan lain-lain.

  • Titik Punggung

Ini adalah titik yang berada di sebelah punggung kanan dan kiri. Lebih diutamakan untuk penderita asma, paru-paru, dan bronkitis.

  • Titik Pinggang

Melakukan bekam pada titik pinggang dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan gangguan ginjal dan susah buang air kecil.

  • Titik Pinggul

Pada titik ini bermanfaat untuk menghilangkan rasa nyeri ketika jatuh.

  • Titik Pangkal Paha

Titik ini merupakan titik bekam yang bermanfaat untuk menyembuhkan ketika kaki lemas atau memar karena terpukul atau jatuh.

  • Titik Betis dan Lipatan Lutut

Lokasi titik bekam ini berguna untuk mengatasi gangguan kandung kemih, asam urat, dan pegal linu.

  • Titik Punggung dan Telapak Kaki

Bermanfaat untuk masalah yang berhubungan dengan luka-luka pada daerah sekitar paha, betis, hambatan dalam hait dan gangguan pada buah zakar.

Efek Samping Yang Mungkin Terjadi Setelah Melakukan Bekam

  • Anemia
  • Demam
  • Sulit Tidur
  • Nyeri Otot
  • Sakit Kepala
  • Emosi Tidak Stabil
  • Tidak Nafsu Makan
  • Sering Buang Air Kecil
  • Bau Badan Tidak Sedap
  • Badan Sakit untuk Bergerak
  • Keringat Dingin Malam Hari
  • Resiko Penyakit Menular
  • Perubahan Warna Kulit
  • Mengantuk Berlebihan
  • Ingin Makan Banyak
  • Bekas Memar di Kulit
  • Tubuh Sangat Lelah

Poin Penting dalam Bekam

  • Bekam harus dilakukan dengan peralatan yang steril untuk mencegah resiko infeksi dan penularan penyakit antar penderita.
  • Titik bekam yang akan diberikan bekam harus sesuai dengan keluhan yang dirasakan oleh penderita.
  • Bekam tidak boleh dilakukan untuk orang yang menderita penyakit menular resiko tinggi seperti HIV/AIDS dan hepatitis.
  • Bekam harus dilakukan di tempat yang bersih dan benar-benar steril untuk menjaga agar luka bekam tidak mendapatkan kontaminasi dengan debu dan sumber penyakit lain.
  • Jangan menerapkan mesin pengatur ruangan seperti AC dan kipas angin saat melakukan terapi bekam karena bisa membuat kondisi penderita menjadi lebih lemah.
  • Silat dan jarum yang dipakai untuk terapi bekam basah harus benar-benar steril dan baru. Hindari menggunakan jarum dan silet yang sudah dipakai karena bisa menyebabkan penularan penyakit.
  • Jumlah titik bekam tidak boleh terlalu banyak dalam satu kali terapi karena bisa menyebabkan tubuh kehilangan darah terlalu banyak dan penderita juga bisa syok atau pinsan.

Bahaya Bukam Bagi Kesehatan

  • Jangan mandi setelah bekam
  • Bahaya untuk penderita ulserasi
  • Dilarang bagi penderita Diabetes
  • Jangan bekam pada titik tertentu
  • Dilarang bagi wanita haid dan nifas
  • Mempengaruhi perkembangan janin
  • Membekam pada perut dengan pelan
  • Rawan pingsan saat kondisi tubuh melemah
  • Jangan di bekam dalam kondisi kenyang dan lapar
  • Tidak makan dan minum setelah menjalani bekam
  • Bagi orang yang sedang atau dalam konsumsi obat pengencer darah
  • Pasien yang baru saja melakukan donor darah banyak atau korban kecelakaan
  • Beberapa orang dilarang melakukan bekam atau di bawah pengawasan dokter

Mungkin cukup sekian artikel tentang “Manfaat Bekam Untuk Miom” yang bisa kami sampaikan dalam kesempatan kali ini, Semoga apa yang sudah kami sampaikan bisa bermanfaat dan berguna bagi kesehatan tubuh anda, Terutama dalam masalah penyakit Miom, Semoga miom yang sedang anda derita cepat sembuh dan tidak kambuh lagi, Jika anda ingin konsultasi dengan kami silahkan hubungi : 085 793 507 222

Baca Juga :

Makanan-Makanan Yang Memiliki Efek Sangat Bagus Untuk Kesehatan Wanita

Manfaat Mengkudu Untuk Miom

Posted by : Abdul Syukur – Kesehatan, Jum’at 24 Februari 2017 14:49:09

2 thoughts on “Manfaat Bekam Untuk Miom”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *