Cara Benar Merawat Vagina Agar Tetap Sehat

Cara Benar Merawat Vagina Agar Tetap Sehat

Selamat datang disitus penjual herbal terpercaya yang mempu melayani konsumennya sampai ke kota kota yang ada di indonesia, Dalam kesempatan kali ini masih dengan saya abdul syukur sebagai admin website, akan memberikan pengetahuan jauh tentang masalah “Cara Benar Merawat Vagina Agar Tetap Sehat” Nah bagi anda khususnya para wanita yang tidak tahu cara membersihan vagina dengan benar dan baik silahkan untuk menyimak dan dan mempraktekan cara memberihkan vagina dengan benar. Selamat membaca 🙂

Cara Benar Merawat Vagina Agar Tetap Sehat

Sungguh menakjubkan betapa banyak informasi yang salah di luar sana tentang vagina. Mengingat betapa terpesona masyarakat kita adalah dengan tubuh perempuan, Vagina adalah organ berbentuk tube yang terdiri dari otot yang elastis yang menghubungkan uterus, serviks dan bagian terluar organ seks seperti vulva. Semua itu mendukung siklus bulanan perempuan.Vagina elastis, kanal otot dengan lembut, lapisan fleksibel yang memberikan pelumasan dan sensasi. Vagina menghubungkan rahim ke dunia luar. Vulva dan labia membentuk pintu masuk, dan leher rahim rahim menjorok ke dalam vagina, membentuk ujung interior.

Vagina adalah saluran elastis dengan panjang kurang lebih 8 sentimeter yang menghubungkan rahim dengan area luar tubuh.  Dengan lapisan yang lembut dan fleksibel yang dapat memproduksi pelumas dan sensasi tertentu, vagina menjadi ruang masuk penis selama berhubungan seksual. Namun dalam proses persalinan, dinding saluran yang sangat elastis ini dapat mengembang dan menjadi jalan keluarnya bayi. Selain itu, vagina juga menjadi saluran keluarnya darah menstruasi.

Bentuk dan karakteristik vagina berbeda-beda dan unik pada tiap orang, sehingga vagina yang berbeda belum tentu bisa disebut tidak normal.  Beberapa orang memiliki vagina dengan ukuran kecil dan berbentuk oval. Sementara sebagian lain memiliki vagina berbentuk tabung dan lebih besar.

Seiring dengan berjalannya waktu yang dilalui dalam mengarungi kehidupan, terkadang timbul suatu masalah yang disebabkan oleh organ penting tubuh manusia, timbulnya masalah berkenaan dengan organ-organ tubuh tersebut disebabkan karena kurangnya perawatan terhadap organ tubuh tersebut. Tidak juga dengan vagina meskipun seperti yang banyak diketahui, merupakan organ tubuh yang tersembunyi, tetapi memerlukan perawatan yang inten, konsisten dan serius, sebab organ intim wanita tersebut sensitif dan juga rentan terhadap kuman atau bahkan bakteri, apabila wanita teledor dalam merawat vagina tidak menutup kemungkinan organ intim tersebut dapat terserang suatu penyakit yang merugikan terhadap dirinya sendiri.

Beberapa masalah organ intim wanita yang sering menghinggapi disebabkan oleh minimnya perawatan diantaranya adalah : Penyakit kista, Miom, kanker servik, mesntruasi tidak lancar dan berbagai macam keluhan-keluhan masalah vagina yang lainnya. Karena hal itulah penting sekali dilakukan merawat vagina sehingga sehat terjaga.

Baca Disini : 7 Penyakit Kelamin yang Paling Sering Terjadi, Berikut Gejalanya

Kenyataan yang terjadi : Wanita lebih cenderung meremehkan akan kesehatan, kesegaran organ intimnya tersebut dikarenakan wanita sudah memiliki pasangan (suami), mereka lebih cederung beranggapan saya sudah laku…saya bukan dagangan lagi…, buat apa merawat vagina dengan intent. Wong begini saja suamiku sudah mau…! itulah anggapan yang keliru, sebab merawat vagina selain diperuntukkan untuk pasangan kita juga penting dilakukan demi kesehatan diri sendiri.

Dan lebih baik buang anggapan-angapan keliru seperti diatas, dan lakukan merawat vagina secara intent, sebab dengan melakukan perawatan terhadap organ intim Anda akan memperoleh banyak keuntungan bagi diri Anda sendiri, dan juga tentunya keuntungan terhadap pasangan Anda.

Pada masa sekarang ini banyak sekali sarana berupa produk herbal untuk merawat vagina agar selalu bersih, keset, rapet dan juga sehat. Berbagai produk untuk merawat vagina tersebut banyak bertebaran dipasaran offline atau bahkan online, karena itu bagi wanita bebas menentukan pilihan hendak mempergunakan mana-mana produk yang cocok untuk merawat vagina.

Mungkin itu tentang vagina yang lengkap dan jelas, nah untuk sekarang mari kita ketahui tentang cara membersihkan vagina atau organ intim wanita dengan benar dan sehat, Simak dibawah ini penjelasannya :

Inilah Cara Tepat Dan Benar Memberihkan Vagina

  • Pertama Cara Tepat Dan Benar Memberihkan Vagina, bagian vagina yang perlu dibersihkan hanya bagian vulva, termasuk labira mayora dan minora (bibir vagina luar dan dalam, yang besar maupun yang kecil). Bagian dalam vagina (mulai dari lubang hingga masuk ke dalam tubuh) mampu membersihkan dirinya sendiri. Demikian kata Jessica Shepherd, MD, pakar kebidanan dan kandungan University of Illinois di Chicago. Tak perlu mengutak-atik bagian dalam agar tak merusak flora vagina.
  • Kedua Cara Tepat Dan Benar Memberihkan Vagina, vagina seharusnya punya pH antara 3,5-4,5. Ini harus dijaga agar flora yang baik tetap hidup dan jamur serta bakteri “enggan mampir”. Ketika Anda membersihkan vagina dengan cairan pembersih tubuh yang mengandung parfum (pH antara 7-8), berarti Anda sudah merusak pH normal vagina. Ini bisa menyebabkan gatal-gatal, iritasi, dan bau tak sedap. “Pembersih tanpa pewangi adalah pilihan terbaik karena tidak mengandung zat yang berpotensi menyebabkan iritasi,” kata Sheperd.

Selain itu, sabun padat lebih baik dari sabun cair karena tidak mengandung alkohol setinggi sabun cair. Namun, yang terbaik adalah pembersih khusus dengan pH 3,5-4, tidak berpewangi, dan tidak mengandung alkohol. Pasang mata jika ada perubahan pada vagina berupa gatal, kering, atau cairan kental tak wajar. Mungkin itu infeksi jamur.

  • Ketiga Cara Tepat Dan Benar Memberihkan Vagina, perhatikan frekuensi. Jika frekuensi Anda membersihkan vagina kurang, mungkin masih ada sisa keringat dan sekresi yang tersisa. Jika vagina dibersihkan secara berlebihan, Anda bisa mengganggu keseimbangannya.

Membersihkan vagina dengan tangan juga lebih baik ketimbang memakai loofah. Tekstur loofah bisa membuat luka dan jika pasangan Anda berisiko penyakit menular seksual, itu mudah menular lewat luka tadi. Bersihkan vagina satu atau dua kali sehari sudah cukup.

  • Keempat Cara Tepat Dan Benar Memberihkan Vagina, keringkan dengan saksama menggunakan handuk yang bersih dan lembut. Jangan digosok-gosok, cukup tempelkan handuk sampai area intim Anda benar-benar kering. Jaga area intim tetap kering dengan mengganti panty liner atau celana dalam dua hingga tiga kali sehari dalam kondisi normal.

Setelah buang air kecil, cuci vagina dengan air bersih, lalu langsung keringkan. Perhatikan arah basuh dubur setelah buang air besar, jangan dari belakang ke depan. Itu sama saja Anda menyebarkan kuman dari dubur ke vagina.

Di dalam vagina, ada bakteri baik dan ada bakteri jahat. Dengan membersihkan bagian dalam vagina seperti yang disebut di atas (biasanya menggunakan douche), Anda berpotensi menyingkirkan keduanya. Ini bisa mengakibatkan keseimbangan lingkungan vagina terganggu. PH vagina seharusnya diperlakukan dengan hati-hati jika tidak ingin terkena infeksi jamur dan infeksi lain-lainnya.

Intinya, secara fisiologis, vagina diciptakan mampu mengurus dirinya sendiri dengan cara mendorong keluar kotoran lewat cairan khas yang Anda lihat sehari-hari. Tugas Anda cuma membersihkan sekresi cairan itu di bagian vulva, menjaganya tidak lembab berlebih, dan mempertahankan pH seimbangnya.

Rawat Organ Intim Anda dengan Benar

  • Saat menstruasi, ganti pembalut Anda tiap beberapa jam untuk memastikan vagina tetap bersih dan tidak lembap.
  • Jangan terlalu sering menggunakan panty liners karena dapat membuat vagina tidak bisa “bernapas” dengan bebas, sehingga menyebabkan vagina menjadi lembap dan menciptakan kondisi yang memicu mikroba untuk berkembang biak. Sebaiknya hanya gunakan panty liners saat sebelum dan setelah menstruasi karena saat itulah tubuh kita mengeluarkan banyak flek.
  • Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun atau serat alami. Bahan sintetis memiliki efek yang sama dengan panty liners. Hindari juga pakaian dalam yang terlalu ketat.
  • Jangan terlalu sering menggunakan produk pembersih khusus untuk organ intim. Organ intim kita memiliki sistem pembersih alami dan produk pembersih khusus organ intim sering kali mengganggu tingkat normal pH vagina sehingga dapat memicu iritasi atau infeksi.
  • Bersihkan organ intim dengan air hangat, tanpa sabun atau produk khusus, tiap kali mandi. Hindari sabun dengan bahan kimia yang keras dan yang mengandung parfum. Pastikan untuk membersihkan organ intim dari depan ke belakang dan bukan sebaliknya untuk mencegah mikroba dari anus menyebar ke vagina dan saluran kemih. Lakukan hal yang sama saat Anda selesai buang air besar maupun kecil, dan jangan lupa untuk selalu mengeringkan organ intim Anda.
  • Segera ganti pakaian dalam atau celana jika pakaian tersebut basah atau saat Anda berkeringat.

Bahaya Membasuh Vagina Dengan Sabun Mandi

Anda yang suka membasuh area intim dengan sabun mandi, ada baiknya berhati-hati. Karena, baru-baru ini sejumlah peneliti mengungkapkan bahwa menggunakan shower gel, sabun, ataupun pelumas di area intim akan membuat Anda berpotensi terkena infeksi menular seksual.

Para peneliti dari Universitas California, AS, tersebut menyampaikan bahwa sabun dan pelumas tertentu dapat merusak jaringan sensitif di sekitar area intim perempuan, sehingga membuat area tersebut mudah terkena infeksi penyakit akibat virus herpes, bakteri chlamydia, dan virus HIV.

Menurut ketua penelitian, Joelle Brown, pemakaian produk-produk di atas dapat meningkatkan resiko terkena bacterial vaginosis. Inilah kondisi dimana keseimbanganbakteri di area intim terganggu sehingga beresiko infeksi. Dalam penelitiannya, Dr Brown melibatkan 141 perempuan Los Angeles yang bersedia menjawab kuesioner dan menjalani tes lab vagina.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa 66 persen perempuan kerap menggunakan pelumas saat berhubungan seks, dan pembersih sampai ke bagian dalam area intim. Produk yang paling banyak digunakan adalah pelumas seksual, 70 persennya pelumas komersial, sementara 17 persen lainnya menggunakan petroleum jelly dan 13 persen lagi menggunakan minyak (oil).

Hasil tes menunjukkan bahwa perempuan yang menggunakan produk sampai ke bagian dalam vagina, seperti minyak dan vaseline, mengalami infeksi bakteri dan jamur, demikian dilaporkan jurnal Obstetrics and Gynaecology. Sementara itu, 40 persen perempuan yang menggunakan petroleum jelly sebagai lubricant juga mengalami bacterial vaginosis, infeksi yang disebabkan oleh sejumlah bakteri. Sementara 44 persen lainnya yang menggunakan minyak, positif mengidap Candida, atau  jamur yang menyebabkan infeksi.

Itulah penjelasan tentang “Cara Benar Merawat Vagina Agar Tetap Sehat” yang bisa kami sampaikan dalam kesempatan kali ini, semoga artikel ini bisa membantu anda dalam merawat organ intim secara benar dan sehat, Terimakasih telah menyimak artikel ini, Salam sehat dari kami TOKO ZAHRA HERBAL.

Baca Juga :

Konsumsi Makanan Mengandung Asam Amino Untuk Menghindari Miom

Waspada Pendarahan Hebat Saat Menstruasi Gejala Penyakit Miom

Anda Suka Makan Keju? Hati-Hati Bahaya Keju Bagi Ibu Hamil

Posted by : Abdul Syukur – Kesehatan Organ Intim, Senin 13 Februari 2017 13:59:30

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *